TEKS PUISI ONLINE
UCAPKAN KATA-KATAMU
Karya
wiji thukul
jika kau
tak sanggup lagi bertanya
kau akan
ditenggelamkan keputusan-keputusan
jika kau
tahan kata-katamu
mulutmu tak
bisa mengucapkan apa maumu
terampas
kau akan
diperlakukan seperti batu
dibuang
dipungut
atau
dicabut seperti rumput
atau
menganga
diisi apa
saja menerima
tak bisa
ambil bagian
jika kau
tak berani lagi bertanya
kita akan
jadi korban keputusan-keputusan
jangan kau
penjarakan ucapanmu
jika kau
menghamba kepada ketakutan
kita memperpanjang
barisan perbudakan
SAJAK SUARA
Karya
wiji thukul
sesungguhnya
suara itu tak bisa diredam
mulut bisa
dibungkam
namun siapa
mampu menghentikan nyanyian bimbang
dan
pertanyaan-pertanyaan dari lidah jiwaku
suara-suara
itu tak bisa dipenjarakan
di sana
bersemayam kemerdekaan
apabila
engkau memaksa diam
aku siapkan
untukmu : pemberontakan!
sesungguhnya
suara itu bukan perampok
yang
merayakan hartamu
ia ingin
bicara
mengapa
kaukokang senjata
dan gemetar
ketika suara-suara itu
menuntut
keadilan?
sesungguhnya
suara itu akan menjadi kata
ia yang
mengajari aku untuk bertanya
dan pada
akhirnya tidak bisa tidak
engkau
harus menjawabnya
apabila
engkau tetap bertahan
aku akan
memburumu seperti kutukan
https://bit.ly/juknislplbsm
PERINGATAN
Karya
wiji thukul
Jika rakyat
pergi
Ketika
penguasa pidato
Kita harus
hati-hati
Barangkali
mereka putus asa
Kalau
rakyat bersembunyi
Dan
berbisik-bisik
Ketika
membicarakan masalahnya sendiri
Penguasa
harus waspada dan belajar mendengar
Bila rakyat
berani mengeluh
Itu artinya
sudah gawat
Dan bila
omongan penguasa
Tidak boleh
dibantah Kebenaran
pasti terancam
Apabila
usul ditolak tanpa ditimbang
Suara
dibungkam kritik dilarang tanpa alasan
Dituduh
subversif dan mengganggu keamanan
Maka hanya ada satu kata: lawan!.


0 Komentar